HSI Silsilah 6 Beriman Kepada Malaikat – Halaqah 1 Muqaddimah Iman Kepada Malaikat

HSI Silsilah 6 Beriman Kepada Malaikat
Halaqah 1 Muqaddimah Iman Kepada Malaikat

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول لله و على آله وأصحابه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين أم بعد.

🔰Halaqah yang Pertama dari Halaqah Silsilah ‘Ilmiyyah yang ke-6 “Beriman Dengan Malaikat” adalah tentang “Muqaddimah Iman Dengan Malaikat”.

Diantara pokok-pokok keimanan yang harus diimani oleh seorang hamba adalah “Beriman dengan malaikat-malaikat Allah”.

Al-Qur’an, As-Sunnah, dan Ijma’ kaum Muslimin menunjukkan tentang wajibnya beriman dengan mereka. Dan kekufuran dengan malaikat adalah kekufuran dengan Allah ‘Azza Wa Jalla.

Semakin seseorang mengetahui tentang malaikat Allah secara terperinci maka akan semakin bertambah keimanannya dan akan semakin banyak manfaatnya.

Al-Malāikah (الملآئكة) adalah jamak dari malak (ملك) yang artinya adalah utusan. Mereka adalah makhluk mulia dan dimuliakan. Allah telah memilih mereka menjadi utusan Allah kepada makhluk-Nya.

Allah berfirman,
قَالَ فَمَا خَطْبُكُمْ أَيُّهَا الْمُرْسَلُونَ

“(Ibrahim) Berkata kepada malaikat ‘Kemudian apa yang menjadi maksud kalian, wahai para utusan?’.” (Adz-Dzariyaat 31).

Malaikat adalah makhluk Allah yang diciptakan dari cahaya, tidak mengetahui jumlahnya kecuali Allah. Allah telah memilih mereka untuk beribadah kepada Allah.

Beriman dengan malaikat adalah termasuk rukun Iman yang tidak sah iman seseorang sampai beriman dengan malaikat-malaikat Allah Subhānahu wa Ta’āla.

Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman,
آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنزِلَ إِلَيْهِ مِن رَّبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ ۚ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِّن رُّسُلِهِ ۚ

“Rasul telah beriman dengan apa yang diturunkan kepadanya dari Rabb-Nya dan juga orang-orang yang beriman. Masing-masing dari mereka beriman kepada Allah dan malaikat-malaikat-Nya dan kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. Kami tidak membeda-bedakan diantara rasul-rasul-Nya.” (Al-Baqarah 285).

Dan Allah Subhānahu wa Ta’āla berfirman,
وَمَن يَكْفُرْ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا بَعِيدًا

“Dan barangsiapa yang kufur kepada Allah dan malaikat-malaikat-Nya dan kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya dan juga hari akhir maka sungguh dia telah sesat dengan sesat yang jauh.” (An-Nisa 136).

Di dalam hadits Jibril yang masyhur, Rasulullah shallallāhu ‘alayhi wa sallam ketika bertanya tentang “Apa itu iman?”,

أَنْ تُؤْمِنَ بِاللَّهِ وَمَلائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ

“Engkau beriman dengan Allah dan malaikat-malaikat-Nya dan kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya dan hari akhir dan engkau beriman dengan takdir yang baik maupun yang buruk.” (HR. Muslim).

Dan cara beriman dengan malaikat-malaikat Allah adalah:
⑴ Beriman dengan keberadaannya
⑵ Beriman dengan nama-namanya
⑶ Beriman dengan sifat-sifatnya
⑷ Beriman dengan amalan-amalan mereka

Itulah yang bisa kita sampaikan pada halaqah yang pertama ini. Dan sampai bertemu kembali pada halaqah selanjutnya.
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Abdullah Roy,
Di Kota Al-Madinah

Materi audio ini disampaikan di dalam grup WA Halaqah Silsilah Ilmiyyah (HSI) Abdullah Roy.

Related Posts: