.post_kegiatan{display: none;}
Tes Calon Santri Baru, Seluruh Calon Santri dan Walisanti Wajib Melalui Skrining dan Sterilisasi

Tes Calon Santri Baru, Seluruh Calon Santri dan Walisanti Wajib Melalui Skrining dan Sterilisasi

Al Wafi Islamic Boarding School – Saat ini Al Wafi Islamic Boarding School menginjak usia aktif operasional nya hampir di usia 5 (lima) tahun sejak berdirinya pada akhir tahun 2016.

Setiap menjelang tahun ajaran baru terjadwal rutin menggelar pendaftaran santri baru di semua jenjang pendidikan. Ada yang berbeda pada pendaftaran santri baru tahun ini sebab adanya penambahan jenjang pendidikan Sekolah Dasar dan Takhosus.

Perbedaan tersebut tentu menjadi salah satu tolok ukur perkembangan positif sebuah lembaga pendidikan yang belum lama berdiri. Ditambah lagi pada tahun ini sedang ada wabah virus covid 19 yang sedang meluas dan menjadi perhatian hampir di seluruh negara tak terkecuali indonesia.

Namun al wafi islamic boarding school dalam masalah ini menanggapi serius, hingga memperketat peraturan keluar masuk pegawai, mewajibkan cuci tangan dengan hand sanitizer sebelum masuk area pesantren, dan bahkan akan direncanakan penyemprotan disinfektan disetiap kendaraan yang akan parkir di area pesantren.

Hal tersebut mendapat respon positif dari para calon santri dan walisantri, karena dengan diperketat aturan keluar masuk civitas dan tamu maka tingkat steril nya fasilitas bangunan dan seluruh civitas lebih terjamin.

HSN

Langkah Preventif, Pesantren Al Wafi Libur Dua Pekan dan Menggelar Kegiatan Mengajar Melalui Virtual Learning

Langkah Preventif, Pesantren Al Wafi Libur Dua Pekan dan Menggelar Kegiatan Mengajar Melalui Virtual Learning

Al Wafi Islamic Boarding School – Wabah virus Corona  atau covid 19 semakin luas di beberapa wilayah dan menyebabkan hingga ada yang meninggal di Indonesia. Mudir Umum Al Wafi Islamic Boarding School, Ustadz Zainal Abidin, mendapatkan himbauan dari pemerintah serta arahan dari Yayasan Al Sudais Indonesia (14/3).

Himbauan dari pemerintah dan arahan dari Yayasan Al Sudais Indonesia tersebut terkait wabah virus corona yang saat ini semakin bertambah luas korban nya. Sehingga Dewan Mudir mengambil keputusan untuk meliburkan santri.

Al Wafi Islamic Boarding School juga menghentikan kunjungan ke luar negeri dan lebih berfokus mengadakan pembersihan serta perketat kebersihan utamanya keluar masuk civitas dan tamu. Selain itu, rencana nya akan melakukan kerja sama dengan instansi kesehatan untuk menghentikan sekecil apa pun potensi penyebaran virus Corona.

“Santri kami liburkan sesuai himbauan dari pemerintah, adapun kegiatan belajar mengajar dan ujian tengah semester tetap dilakukan melalui online”, Ujar Ustadz Zainal Abidin Mudir Umum Al Wafi Islamic Boarding School.

HSN

Upaya Cegah Penyebaran Virus, Al Wafi Terapkan Skrining Ketat di Gerbang Pesantren

Upaya Cegah Penyebaran Virus, Al Wafi Terapkan Skrining Ketat di Gerbang Pesantren

Al Wafi Islamic Boarding School – Pemerintah khususnya bagian yang dibentuk untuk menghadapi covid 19 mengatakan bahwa penyebaran virus corona atau covid 19 kini semakin tersebar luas di beberapa wilayah indonesia dengan jumlah yang terus bertambah (14/3).

Namun meski demikian hingga kini alhamdulillah masyarakat masih cukup tenang, bahkan pemerintah pun belum menerbitkan himbauan untuk meliburkan kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Al Wafi Islamic Boarding School dalam hal ini menanggapi serius dengan menjalankan aturan baru hingga memperketat keluar masuk civitas dan tamu di pesantren.

Setiap ruangan disediakan botol hand sanitizer, keluar masuk civitas pesantren diatur menjadi one gate system hingga dilakukan screening dengan sensor suhu badan, penyemprotan antiseptic, dan mewajibkan cuci tangan menggunakan hand sanitizer.

“Kewajiban bagi setiap santri, pegawai, dan tamu untuk melalui satu pintu, disensor hingga mencuci tangan dengan hand sanitizer saat masuk pesantren, dan menghimbau santri untuk sebelum makan di pesantren”, Ujar Ustadz Zainal Abidin Mudir Umum Al Wafi Islamic Boarding School.

HSN

 

Jelang Libur Bulanan, Santri Dibekali Nasihat Sebelum Meninggalkan Pesantren

Jelang Libur Bulanan, Santri Dibekali Nasihat Sebelum Meninggalkan Pesantren

Al Wafi Islamic Boarding School – Al Wafi menjadwalkan setiap akhir bulan untuk libur rutin bulnan selama (3) tiga hari, santri dapat dijemput pada hari jumat dan wajib kembali lagi ke pesantren pada hari ahad sore, dan kembali aktif kegiatan belajar mengajar pada hari senin pekan berikutnya.

Meski santri dijadwalkan untuk dapat dijemput pada hari jumat, namun banyak juga santri yang dapat diizinkan meninggalkan mahad pada hari kamis malam dengan beberapa kondisi dan alasan.

Pada hari kamis siang setelah usai sholat dzuhur, para santri dikumpulkan di masjid, santri putera berkumpul di masjid nidaul islam kampus b dan santri puteri berkumpul di masjid fityantul quran kampus a (5/3).

Ada beberapa assatidz memberikan pembekalan kepada para santri putera dan puteri, pembekalan tersebut berupa himbauan dan nasihat penting terkait beberapa masalah yang sedang hangat  diperbincangkan oleh masyarakat saat ini.

Pembina Al Wafi Ustadz Ali Saman Hasan menghimbau kepada santri untuk membiasakan mencuci tangan sebelum dan setelah makan dengan menggunakan air atau antiseptic yang telah disediakan di beberapa titik gedung al wafi.

Dilanjutkan oleh Ketua Yayasan Al Sudais Indonesia Ustadz Marullah Marzuq banyak menghimbau kepada santri untuk semangat belajar bersama ahli ilmu seperti beliau tatkala menjadi pelajar semangat juga bermulazamah dengan para assatidz, membatasi berkontak langsung dengan orang yang tak dikenal, serta terus menjaga kesehatan.

Selain itu, Mudir Umum Al Wafi Islamic Boarding School Ustadz Zainal Abidin juga turut menghimbau kepada santri agar menghadapi wabah corona dengan mengembalikan semuanya dengan tauhid kita kepada Allah azza wa jalla, membiasakan berdzikir pagi petang, dan menjaga bakti kepada kedua orangtua.

Ustadz Ali Saman Menambahkan “Nanti saat kembali di pesantren, santri wajib membawa antiseptic pribadi, sajadah untuk alas sholat, dan sorban yang layak dikenakan saat di pesantren”, Pungkasnya.

HSN

Cegah Penularan Penyakit, Al Wafi Gelar Penyuluhan Virus Corona

Cegah Penularan Penyakit, Al Wafi Gelar Penyuluhan Virus Corona

Depok – Bahaya virus corona yang mewabah  25 negara hingga ada kabar menyebar di Indonesia. Dikutip dari liputan6.com, bahwa Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto membenarkan saat ini ada dua orang di Indonesia yang diduga terinfeksi virus corona. Menurut Terawan, keduanya bertempat tinggal di wilayah dekat Depok. “(2 orang itu) di rumahnya, daerah dekat Depok,” ujar Menkes Terawan, Senin (2/3).

Seperti yang diketahui, Al Wafi Islamic Boarding School memiliki 2 (dua) kampus terpisah di Kota Depok dan Kabupaten Bogor turut mewaspadai berita yang tersebar dari berbagai media sosial dan media masa.

(3/3) Al Wafi menggelar Penyuluhan Virus Corona di Kampus B Putera langsung di pandu oleh Kepala Klinik Al Wafi Islamic Boarding School Ust Nursalim.

Acara penyuluhan dimulai pukul 13.00 seluruh santri putra SMP dan SMA berkumpul di masjid nidaul islam. Dalam kegiatan tersebut beliau memberikan pengetahuan apa itu virus Corona, serta edukasi cara pencegahan agar terhindar dari virus Corona.

“Sebetulnya ada cara yang simpel, sederhana yang bisa kita lakukan termasuk disini bahkan tindakan ini sudah harus dilakukan walaupun virus Covid belum ditemukan, tetap kita harus melakukan tindakan ini. Pastikan tempat kerja, kamar tidur, ruangan belajar kita itu bersih dan higienis. Mencuci tangan secara teratur dan benar bagi seluruh karyawan, ustadz, ustadzah ataupun para santri.” ujar Ust Nursalim selaku Kepala Klinik Al Wafi

Pada hari berikutnya Rabu (4/3) Al Wafi kembali menggelar acara Penyuluhan dan pencegahan Virus Corona kepada civitas dan termasuk santri jenjang SD, SMP, dan SMA di Kampus A atau Kampus Putri Kabupaten Bogor. Acara penyuluhan tersebut berlangsung lancar dan santri aktif mencatat apa yang telah disampaikan dari Kepala Klinik Al Wafi.

HSN

Open chat
Hubungi kami